Pekalongan — Tausiyah Habib Hamid bin Sholeh Baagil asal Semarang menjadi pusat perhatian dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang diikuti warga binaan beragama Islam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan. Kegiatan yang digelar di Masjid Baabuttaubah dan berlangsung khidmat dan penuh makna, Sabtu (17/01/2024).
Dalam tausiyahnya, Habib Hamid menekankan bahwa Isra Miraj merupakan momentum penting untuk kembali memahami kedudukan sholat sebagai sarana utama mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan melalui tema “Jagalah Sholat, Maka Allah Akan Menjaga Kita”.
“Setiap ketetapan Allah selalu membawa hikmah. Melalui peristiwa Isra Miraj, Allah mengingatkan kita bahwa sholat adalah sarana mendekatkan diri dan memperbaiki kehidupan, ” tutur Habib Hamid.
Ia menegaskan bahwa masa pembinaan dapat menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki ibadah dan menata kembali kehidupan dengan landasan iman dan ketaatan.
Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, yang turut hadir bersama pejabat struktural dan staf, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam pembinaan mental dan spiritual warga binaan.
“Peringatan Isra Miraj ini diharapkan mampu mendorong warga binaan untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki perilaku, ” ujarnya.
Peringatan Isra Miraj ini menjadi komitmen Rutan Kelas IIA Pekalongan dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan religius bagi warga binaan.
Foto: Hufan
Kontributor: Hufan
Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

Updates.