Pekalongan — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan pembinaan keagamaan berupa kegiatan belajar mengaji bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) beragama Islam di Masjid Baabuttaubah, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan peserta Magang Hub yang didampingi oleh Staf Pelayanan Tahanan, Fatah. Materi pembinaan meliputi pembelajaran membaca Iqro, Al-Qur’an, serta hafalan surat-surat Juz Amma sesuai kemampuan masing-masing WBP.
Dalam pembinaan ini, setiap WBP dibekali Kartu Prestasi Santri WBP sebagai sarana pencatatan perkembangan belajar. Melalui kartu tersebut, tercatat capaian membaca Iqro dan Al-Qur’an hingga hafalan Juz Amma yang telah dikuasai, serta menjadi alat kontrol keaktifan WBP dalam mengikuti pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan bahwa Kartu Prestasi Santri menjadi bagian penting dalam pembinaan keagamaan.
“Kartu ini membantu kami memantau perkembangan dan kedisiplinan WBP secara berkelanjutan, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih terarah, ” ujarnya.
Melalui pembinaan mengaji yang dilengkapi dengan sistem pencatatan yang terstruktur, Rutan Pekalongan berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan, tetapi juga pada proses dan perkembangan spiritual warga binaan.
Foto: Hufan
Kontributor: Hufan
Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan
