PEKALONGAN – Program Belajar Baca Tulis yang diselenggarakan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan menunjukkan hasil positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang dilaksanakan oleh Subseksi Pelayanan Tahanan bekerja sama dengan peserta magang divisi Sosiologi ini berlangsung di Ruang Peltah Rutan Pekalongan, Kamis (22/01/26).
Perkembangan kemampuan literasi WBP terlihat secara bertahap namun signifikan. Dari kondisi awal yang hanya mampu mengenal huruf dan angka, kini para WBP telah menunjukkan kemajuan nyata dengan mampu membaca serta menulis kalimat sederhana. Peningkatan ini tidak hanya mencerminkan bertambahnya kemampuan teknis, tetapi juga tumbuhnya kepercayaan diri WBP dalam mengikuti pembinaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pekalongan, M. Anang Saefulloh, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Perkembangan literasi yang ditunjukkan WBP menjadi indikator keberhasilan pembinaan dasar. Dari yang semula belum lancar membaca dan menulis, kini mereka mulai mampu menyusun kalimat. Ini menjadi bekal penting bagi proses pembinaan lanjutan dan reintegrasi sosial, ” ujar Anang.
Melalui program literasi dasar ini, Rutan Kelas IIA Pekalongan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya WBP, sehingga pembinaan yang dijalankan tidak hanya bersifat rutinitas, tetapi benar-benar memberikan hasil dan perubahan positif.
Foto: Dian
Kontributor: Hufan
Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan
