Regu Pengamanan Rutan Pekalongan Terapkan Pendekatan Humanis Saat Kontrol Blok Hunian

    Regu Pengamanan Rutan Pekalongan Terapkan Pendekatan Humanis Saat Kontrol Blok Hunian
    Regu Pengamanan Rutan Pekalongan Terapkan Pendekatan Humanis Saat Kontrol Blok Hunian

    Pekalongan – Regu Pengamanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan kontrol rutin area blok hunian pada Kamis (29/1/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan rutan.

    Dalam pelaksanaan kontrol, petugas tidak hanya memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga memantau kelancaran kegiatan warga binaan pemasyarakatan (WBP), seperti program pembinaan dan kebersihan blok hunian, agar seluruh aktivitas berjalan tertib dan aman.

    Komandan Jaga Rutan Kelas IIA Pekalongan, Hadi Indarto, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam setiap kegiatan pengamanan.

    “Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan menjalin komunikasi yang baik bersama warga binaan, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan saling menghargai, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, interaksi langsung dengan WBP melalui dialog santai dan bercengkerama membantu petugas memahami kondisi warga binaan sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

    Melalui penerapan pendekatan humanis yang konsisten, Rutan Kelas IIA Pekalongan berupaya menciptakan lingkungan rutan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

    Foto: Hufan
    Kontributor: Hufan
    Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

    kota pekalongan rutan pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Gandeng Puskesmas, Rutan Pekalongan Gelar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Pungli PKL Undip Pleburan: Disdag Semarang Ungkap Motif Oknum Ormas
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Yayasan Angling Dharma Bantah Terlibat Pungli PKL Pleburan
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T

    Ikuti Kami