Pastikan Lingkungan Steril Narkoba, Rutan Pekalongan Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan WBP

    Pastikan Lingkungan Steril Narkoba, Rutan Pekalongan Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan WBP
    Pastikan Lingkungan Steril Narkoba, Rutan Pekalongan Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan WBP

    PEKALONGAN – Dalam rangka memperkuat komitmen pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan menyelenggarakan kegiatan tes urine rutin pada Rabu (07/01/2026) bertempat di depan Ruang Pelayanna Tahanan, Rutan Pekalongan.

    Pelaksanaan tes urine dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Pekalongan, Nanang Adi Susanto, dengan melibatkan jajaran Pejabat Struktural, Staf, regu pengamanan, petugas kesehatan Klinik Pratama Rutan, serta pesera maganghub.

    Tes urin menyasar 10 orang pegawai (5 pejabat struktural dan 5 pegawai) dan 15 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak.

    Karutan Pekalongan menegaskan bahwa, "langkah ini merupakan deteksi dini sekaligus upaya nyata untuk memastikan bahwa seluruh elemen di dalam Rutan, baik petugas maupun warga binaan, benar-benar bersih dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkoba, " terangnya. 

    Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan, seluruh peserta yang berjumlah 25 orang dinyatakan Negatif Narkoba. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan zat terlarang pada sampel yang diuji.

    Foto: Farkhatul
    Kontributor: Hufan
    Editor: Tim Humas Rutan Pekalongan

    jawa tengah pekalongan rutan pekalongan steril narkoba
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Tingkatkan Akuntabilitas, Rutan Pekalongan...

    Artikel Berikutnya

    Wujudkan Zona Integritas, Rutan Pekalongan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri Keuangan Respons Pengunduran Diri Dirut BEI: Bentuk Tanggung Jawab
    Pungli PKL Undip Pleburan: Disdag Semarang Ungkap Motif Oknum Ormas
    Dirut BEI Mundur Pasca IHSG Longsor, Berharap Pulihkan Kepercayaan Pasar
    Yayasan Angling Dharma Bantah Terlibat Pungli PKL Pleburan
    BPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Minyak: Rp 2,7 Miliar Dolar dan Rp 25 T

    Ikuti Kami